Listening TOEFL

5 May

Dalam TOEFL, tes yang pertama harus kita hadapi yaitu Listening. Tes listening ini digunakan untuk mengetahui kemampuan kita dalam memahami dan menginterpretasikan Bahasa Inggris (Inggris Amerika) Lisan.

Skill Dasar Untuk Listening

Agar kita mendapatkan skor yang maksimal dalam Listening Test kita dituntut bukan cuma Bahasa Inggris yang bagus tapi pengetahuan n kebiasaan kita dengerin bule ngomong sehingga kita terbiasa dengan bahasa Inggris. Tentunya kita ga bisa dapatin kemampuan ini hanya dengan belajar 1 ato 2 hari. Untuk meningkatkan kemampuan listening kita, kita harus sering-sering berlatih listening dan membiasakan diri bahasa Inggris lisan supaya kita terbiasa dengan hal-hal seperti :

  1. Idioms ato ungkapan-ungkapan alias kata-kata kiasan
  2. Struktur Grammar
  3. Dan yang pasti KOSAKATA alias vocabulary (terutama kosakata yang kita jarang denger)

Apa yang harus kita antisipasi saat tes?

Selain basic skill di atas, saat sedang tes kadangkala muncul masalah-masalah kaya nerves, perangkat listening yang kurang bagus ato berbagai faktor lain yang bikin kita jadi susah memahami isi pembicaraan.

So, apa dong solusinya…?

Yang pertama jangan pernah pikirkan masalah-masalah itu apakah akan muncul ato ngga, ciptakan sugesti positif, berpikir positif n PeDe 1000%, namun demikian kita harus tetep siapkan penangkal kalo masalah-masalah kaya tadi muncul, apa penangkalnya??

KONSENTRASI…

Ga ada penangkal yang lebih baik dari KONSENTRASI, gimana cara berlatih konsentrasi bisa kamu liat di TIPS KONSENTRASI SAAT LISTENING.

Kalo bisa KONSENTRASI pasti kita bisa memaksimalkan pendengaran kita. Cobalah untuk memahami seluruh isi percakapan ato monolog tapi jangan pehatikan tiap kata yang diucapkan yang terpenting justru mencari tau isi ato maksud pembicara secara keseluruhan, lewatkan kata-kata, idiom ato frase yang asing n cobalah simpulkan keseluruhan pembicaraan ato monolog dalam listening tersebut.

Selanjutnya Pahami tiap bagian test, akan ada 3 bagian dalam tes listening, antara lain :

  • Dialog antara dua orang. Tiap percakapan untuk satu soal. Topik pembicaraan biasanya hal-hal yang berhubungan dengan akademis/sekolah/kampus, seperti tentang PR, kelas, guru/dosen dan ujian.
  • Berisi dialog ato percakapan yang lebih panjang dari Part A, tiap percakapan biasanya untuk dua pertanyaan atau lebih. Isi percakapan dapat berupa obrolan tentang tokoh terkenal, proses/hal-hal ilmiah ato hal lainnya yang berhubungan dengan pelajaran ato perkuliahan.
  • Berisi monolog ato perkuliahan/pengumuman dll , tiap monolog biasanya untuk tiga pertanyaan atau lebih. Isi monolog dapat berupa deskripsi/narasi tentang  tokoh terkenal, proses ato ha lainnya yang berhubungan dengan pelajaran ato perkuliahan.

Well, sementara ini dulu ya..

Kita juga akan dapetin tips semacam ini pada buku-buku TOEFL PREPARATION, tapi biasanya dalam Bahasa Inggris.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: